1 orang sudah membuat hidangan ini!
Cara membuat:
-
Ambil telur dari kulkas dan biarkan mencapai suhu ruang.
-
Isi panci dengan air dan didihkan. Begitu air mendidih, masukkan telur dan rebus selama 6–7 menit.
-
Masukkan telur yang sudah direbus ke dalam air es agar cepat dingin, lalu kupas kulitnya.
-
Campur kecap asin, Mirin, Dashi, gula, dan Sake dalam kantong Ziplock. Jika kamu menggunakan Dashi instan atau bubuk, larutkan terlebih dahulu sesuai petunjuk pada kemasan. Tambahkan cairan secukupnya hingga telur tertutup sepenuhnya. Aduk rata dan sesuaikan rasa marinade sesuai selera.
-
Letakkan telur yang sudah dikupas ke dalam kantong berisi marinade. Tutup kantongnya dan simpan di kulkas selama 2 jam atau semalaman. Semakin lama dimarinasi, semakin kuat rasanya.
-
Setelah waktu marinasi selesai, Ajitama (telur rebus setengah matang berbumbu) kamu siap dinikmati! Nikmati sebagai topping untuk Ramen atau langsung sebagai camilan.
Daftar isi:
TL;DR
Ajitama itu telur rebus setengah matang yang direndam kecap dan mirin, jadi topping wajib ramen karena gurihnya bikin kuah makin nendang. Tren ini meledak sejak era Showa pas ramen lagi booming di Jepang. Kabar baiknya, kamu bisa bikin sendiri di rumah dan atur rasa marinadenya sesuai selera, mau lebih manis atau lebih segar tinggal ubah takarannya.Latar Belakang Budaya Ajitama
Ajitama, atau telur rebus setengah matang berbumbu, merupakan topping yang populer dalam ramen Jepang dan menu set. Di Jepang, telur biasanya direndam dalam kecap asin dan mirin, sehingga cita rasanya yang kaya dapat berkembang. Terutama dalam ramen, teksturnya yang lembut dan gurih melengkapi kaldu yang pekat dengan sempurna. Ajitama juga merupakan elemen yang populer di izakaya dan kotak bento, serta merupakan bagian tak terpisahkan dari masakan Jepang.
Tidak hanya di Jepang, tetapi juga di seluruh dunia, Ajitama telah memantapkan dirinya melalui pengaruh masakan Jepang yang semakin berkembang dan kini sering disajikan bersama ramen serta dicintai di banyak negara.
Asal Usul Ajitama
Penyebaran Ajitama erat kaitannya dengan ledakan popularitas ramen pada era Showa. Seiring ramen menjadi populer di seluruh Jepang, topping telur mulai digunakan untuk menyempurnakan rasa mi tersebut. Seiring berjalannya waktu, telur yang dimasak dan direndam mulai diintegrasikan, yang mengarah pada perkembangan Ajitama seperti sekarang ini.
Ajitama secara khusus mapan sebagai topping ramen setelah tahun 1980-an, ketika kemampuannya untuk menambah kedalaman rasa ramen mulai diakui. Hal ini membuatnya mudah disiapkan di rumah dan menjadi sangat populer di rumah tangga Jepang.
Variasi Rendaman Ajitama
Meskipun rendaman tradisional untuk Ajitama biasanya terdiri dari kecap asin, mirin, dan dashi, variasinya hampir tidak terbatas. Dengan menyesuaikan waktu perendaman dan mengubah proporsi bumbu, Anda dapat menyesuaikan rasa sesuai selera Anda.
Sebagai contoh, jika Anda menyukai rasa yang lebih manis, Anda dapat menambah jumlah mirin atau gula untuk mendapatkan rasa yang lebih lembut dan dalam. Sebaliknya, jika Anda menginginkan rasa yang lebih segar, menambahkan sedikit cuka sangat dianjurkan. Bereksperimen dengan jenis dashi yang berbeda, seperti kombu atau serpihan ikan bonito, juga dapat memberikan nuansa rasa yang berbeda-beda.
Komentar