Daftar isi:
TL;DR
Ward Taito di Tokyo akan melarang izin baru untuk layanan penginapan privat di kawasan pemukiman mulai Januari karena banyak keluhan, tapi penginapan yang sudah beroperasi tetap diizinkan.Distrik Taito di Tokyo, yang menjadi rumah bagi destinasi wisata populer Asakusa dan Ueno, berencana untuk melarang layanan penginapan pribadi baru di kawasan pemukiman dan lokasi lain di mana penginapan dan hotel dibatasi. Distrik ini mengajukan rancangan peraturan dalam sidang majelis pada hari Selasa dan menargetkan untuk memberlakukan peraturan tersebut pada bulan Januari tahun depan.
Meningkatnya Keluhan di Balik Larangan Ini
Distrik Taito telah mengalami lonjakan jumlah penginapan pribadi setelah Undang-Undang Bisnis Penginapan Pribadi berlaku pada tahun 2018, yang melegalkan operasi bisnis semacam itu di kawasan pemukiman. Pemerintah distrik menyatakan telah menerima banyak keluhan mengenai perilaku buruk para tamu, termasuk:
- Pembuangan sampah yang tidak tepat
- Kebisingan
Perubahan Kebijakan Nasional Membuka Peluang
Langkah ini diambil setelah Badan Pariwisata Jepang mengeluarkan pemberitahuan pada bulan Juli yang memungkinkan pemerintah distrik untuk melarang layanan penginapan yang dioperasikan secara pribadi tersebut.
Penginapan yang Ada Dibebaskan namun Menghadapi Pengawasan Lebih Ketat
Distrik ini menyatakan penginapan pribadi yang sudah ada tidak akan terkena larangan tersebut, dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap pelaku bisnis dan wisatawan. Sebagai gantinya, mereka berencana untuk meningkatkan bimbingan dan pengawasan bagi bisnis yang saat ini beroperasi, serta menerapkan sanksi yang lebih tegas.
Wali Kota Berjanji Menyeimbangkan Pariwisata dan Kehidupan Sehari-hari
Wali Kota Hattori Yukuo mengatakan distrik ini akan berupaya memastikan operasional layanan penginapan pribadi berjalan dengan baik dan menjaga lingkungan hunian yang damai bagi warga. Dia mengatakan distrik ini akan bekerja untuk menciptakan lingkungan di mana baik warga lokal maupun pengunjung dapat menghabiskan waktu dengan nyaman, dan mengembangkan tempat wisata yang selaras dengan mata pencaharian masyarakat setempat.
Komentar